Kamis, 18 April 2019

Terjemahan 2 Artikel Tentang Teknologi

Artikel 1


The Benefits of Technology Implementation in Education
Basically, technology is created to ease humans’ work. Nowadays technology has become the primary needs of humans. Even technology has been used in all aspects of human life, such as in the fields of medicine, communications, military, transportation and education. From those various fields, the implementation of technology in education is still very limited. In reality, the implementation of technology is more widely used in the field of entertainment. This utilization will actually cause a lot of problems such as abuse and harm to the health. Nevertheless, if implemented in education, technology can assist and accelerate educational purposes. Here are some advantages of the application of technology in education.
Technology can help teachers teach
It can be a tool for teachers to convey their teaching materials to students. With the use of technology in the learning process, teachers can deliver course material with very easy and effective. Teachers who teach using the technology will usually be easier to achieve their learning goals.
Technology will spark teachers’ creativity
It can create creativity sense of teachers. They can be more creative in creating teaching methods. With it, they will be encouraged to be creative because the technology is just a tool that requires a person to operate it. Without teachers, it cannot affect in education optimally.
Technology helps students learn
Implementation of technology in teaching and learning will make students more interested in following lessons. If students are interested in what the teacher taught, it is not necessary to ask students to be serious in learning because students will be active automatically and will not feel the boredom due to learning.
Technology can create exciting learning activities
With the technology teachers can create exciting learning atmosphere. It is very good to trigger the students’ understanding in learning so that they will understand quickly what is conveyed by the teacher. In addition, the students also will not feel bored because they would love to learn with learning methods that is interesting.
Make students easy to find source of learning
Technology information especially internet, provides a wide range of learning resources that can be accessed by students anytime and anywhere. They can get all the references that they need for free. The more they learned from different sources, the smarter students will be.
Technology can raise school standards
Schools which are using technology in the teaching process will improve their quality. The school will be favorite school and become a destination for students to study at the school.
Technology makes students have wide insight
Students who use the technology properly will have extensive knowledge. They can get the latest information or the development of the world quickly. Even they can be active in the international forums of communication that can train them to be proactive students.
Based on the discussion above, it can be concluded that the technology is very useful in education world especially good for teachers, students and schools. Therefore education practitioners should use technology in education.

Manfaat tekhnology dalam dunia pendidikan
Pada dasarnya tekhnologi diciptakan untuk memudahkan pekerjaan manusia. Saat ini technology sudah menjadi kebutuhan primer manusia. Bahkan technologi sudah digunakan di semua segi kehidupan manusia, seperti di dalam bidang pengobatan, komunikasi, militer, transportasi dan pendidikan. Dari berbagai bidang tersebut, Pemanfaatan technology di dalam dunia pendidikan masih sangat terbatas. Yang terjadi di lapangan adalah tekhnologi lebih banyak dimanfaatkan di dalam bidang hiburan. pemanfaatan ini malah akan menimbulkan banyak masalah-masalah seperti penyalahgunaan tekhnologi dan membahayakan bagi kesehatan. Padahal jika diimplementasikan di dalm dunia pendidikan, tekhnologi bisa membantu dan mempercepat tujuan pendidikan. Berikut adalah manfat-manfat penerapan tekhnologi dalam dunia pendidikan.
Tekhnologi bisa membantu guru mengajar
Tekhnologi bisa menjadi alat bantu bagi guru untuk menyampaikan bahan ajar mereka kepada para siswa. Dengan menggunakan tekhnologi dalam proses belajar, Tentunya guru bisa menyampaikan materi dengan sangat mudah dan efektif.  Guru yang mengajar dengan menggunakan tekhnologi biasanya akan lebih mudah mencapai tujuan pembelajarannya.
Teknologi memicu kreatifitas guru
Teknologi bisa menciptakan daya kreatifitas guru. mereka bisa lebih kreatif dalam menciptakan metode dalam mengajar. dengan adanya tekhnologi mereka akan terpacu untuk berkreasi karena tekhnologi hanyalah sebuah alat yang memerlukan seseorang untuk mengoperasikannya. tanpa guru, tekhnologi tidak bisa berdampak secara maksimal dalam dunia pendidikan.
Tekhnologi membantu siswa belajar
Pengimplementasian tekhnologi dalam proses belajar mengajar akan membuat siswa lebih tertarik mengikuti pelajaran. Jika siswa sudah tertarik dengan apa yang guru akan ajarkan, maka tidak perlu lagi bagi mereka untuk meminta siswanya serius dalam belajar. Siswa akan lebih aktif dan tidak akan merasakan kebosanan akibat belajar.
Tekhnologi  Menciptakan kegiatan belajar yang mengasyikkan
Dengan adanya tekhnologi guru bisa menciptakan atmosfer belajar yang menarik. Hal ini sangat bagus untuk memicu daya paham para murid agar mereka cepat memahami apa yang disampaikan oleh guru. Selain itu, Para murid juga tidak akan cepat merasa bosan karena mereka akan senang untuk belajar dengan menggunakan metode pembelajaran yang menarik. Hal ini sangat baik karena bisa mendongkrak nilai para murid dalam beberapa mata pelajaran yang biasanya dianggap susah seperti matematika, bhs. Inggris,dll.
Memudahkan siswa mencari sumber belajar
Tekhnologi informasi khusunya internet menyediakan berbagai macam sumber belajar yang bisa di akses oleh siswa kapanpun dan dimanapun. Mereka bisa mendapatkan semua referensi yang mereka butuhkan secara gratis. semakin banyak mereka belajar dari sumber yang berebeda-beda, semakin pintar siswa tersebut.
Tekhnologi bisa menaikan standar sekolah
sekolah yang menggunakan tekhnologi dalam proses mengajar akan meningkatkan mutu sekolah tersebut. tentunya sekolah yang bermutu akan menjadi sekolah terfavorite dan menjadi tujuan bagi siswa untuk belajar di sekolah itu.
Tekhnologi menjadikan siswa memiliki wawasan luas
Siswa yang memanfaatkan teknologi dengan baik dan benar akan memiliki wawasan yang luas. mereka bisa mendapatkan informasi atau perkembangan dunia terbaru dengan cepat. bahkan mereka bisa aktif di dalam forum-forum komunikasi internasional yang bisa melatih diri mereka menjadi siswa yang proaktif.
Berdasarkan pembahasan di atas dapat disimpulkan bahwa tekhnologi sangat bermanfaat di dalam dunia pendidiakan baik untuk guru, siswa maupun sekolah. oleh karena itu para praktisi pendidikan hendaknya menggunakan tekhnologi di dalm dunia pendidikan.



Artikel 2


Artikel 1
What's Technology?
Technology is a product produced by the man with the benefit and usefulness to make people’s lives easier,more advanced, and modern. With the updates from time to time technology kept shows his prowess andsophistication that can be utilized by humans to supporttheir daily activities as well as helping people to enhancework productivity.
With the cutting edge technology of humans can benefit from the technology for a variety of things which ispositive. As with any web technology, the sophistication ofweb technologies can be used to search for source ofinformation online in just seconds. Kahadiran course web technologies can provide numerous conveniences for mankind in conducting a wide range of activities.
Every individual is actually required to benefit from the technological sophistication for things to its build. Is an error and very unfortunate condition when the sophistication of the technology that‘s alreadyremarkable like this now not put to best possible to support activities which are useful and provide benefitsfor the life of that person.
The sophistication of the technology should be put to the greatest extent possible, because basically the technology itself was created to facilitate a wide range ofactivities or work of man.
So an example of a brief article about the technology, itmay be useful to you. This article is just an example, you can perform an adjustment to improve articles about the technology that you will write.

Apa Itu Teknologi?Teknologi adalah sebuah produk yang dihasilkan oleh manusia dengan manfaat dan kegunaan untuk menjadikan kehidupan manusia lebih mudah, lebih maju, dan modern. Dengan adanya pembaharuan dari waktu ke waktu teknologi terus memperlihatkan kecanggihan dan kehebatannya yang dapat dimanfaatkan oleh manusia untuk mendukung aktivitas sehari-hari mereka serta membantu manusia untuk meningkatkan produktivitas kerja.
Dengan adanya teknologi yang mutakhir manusia dapat memanfaatkan teknologi untuk berbagai macam hal yang sifatnya positif. Seperti halnya teknologi web, kecanggihan teknologi web dapat dimanfaatkan untuk mencari sumber informasi secara online hanya dalam hitungan detik. Kahadiran teknologi web tentunya dapat memberikan sekian banyak kemudahan bagi manusia dalam melakukan berbagai macam aktivitas.

Setiap individu sebenarnya dituntut untuk bisa memanfaatkan kecanggihan teknologi untuk hal-hal yang sifatnya membangun. Adalah sebuah kesalahan dan kondisi yang sangat disayangkan ketika kecanggihan teknologi yang sudah luar biasa seperti sekarang ini tidak dimanfaatkan dengan sebaik mungkin untuk mendukung aktivitas-aktivitas yang berguna dan memberikan manfaat tersendiri bagi kehidupan orang tersebut.
Kecanggihan teknologi harus dimanfaatkan dengan semaksimal mungkin, karena pada dasarnya teknologi itu sendiri diciptakan untuk mempermudah berbagai macam aktivitas atau pekerjaan manusia




Kamis, 11 April 2019

Contoh Judul Laporan

Topik: Pameran Karya Fotogafi Teknik Informatika 2019

Tema: Melalui kegiatan pameran fotografi, kita tingkatkan kemampuan apresiasi dan kreativitas mahasiswa dalam bidang seni, khususnya seni rupa fotografi yang bertemakan "seni fotografi".

Judul: Mengembangkan bakat mahasiswa dalam bidang seni fotografi.

5 Kesalahan Dalam Abstrak

1. Kurangnya penerima yang pasti untuk teks-teks yang diterbitkan.
    Perbaikan: Kurangnya penerima yang pasti untuk teks yang diterbitkan.
2. Perbandingan dengan popularisasi, sebuah genre di mana penulis memiliki jenis hubungan yang berbeda dengan pembaca, dan dengan demikian menggunakan berbagai jenis perangkat kesopanan.
    Perbaikan: Perbandingan dengan popularisasi, sebuah genre di mana penulis memiliki jenis hubungan yang berbeda dengan pembaca dengan demikian menggunakan berbagai jenis perangkat kesopanan.
3. Hambatan masih banyak dialami dari segi pembiayaan, sedangkan dari segi regulasi masih diperlukan regulasi pendukung.
    Pembenaran: Masih banyak hambatan dialami dari segi pembiayaan, sedangkan dari segi regulasi masih diperlukan regulasi pendukung.
4. Selama ini peran serta masyarakat sudah cukup baik.
    Pembenaran: Selama ini peran masyarakat sudah cukup baik.
5. Banyak aktifitas positif yang bisa di ambil dari kegiatan tersebut.
    Pembenaran: Banyak aktivitas positif yang bisa di ambil dari kegiatan tersebut.

Senin, 01 April 2019

Google Scholar (Artikel)

The Pragmatics Of Politeness In Scientific Articles
Recent studies of the pragmatics of politeness have drawn on conversational data. I argue that their model can be extended to some genres of written texts. There have been two obstacles to such an extension: the lack of a definite addressee for published texts, and the dificulty of defining relevant cultural variables. Taking a corpus of articles by molecular geneticists, I assume a simple model of a two-part audience, and focus on two kinds of impositions: claims and denials of claims. With this framework, one can see politeness claims and denials of claims. With this framework, one can see politeness strategies in regularities of scientific style—such as the use of pronouns and of passives—that are usually explained in terms of conventions. The analysis also accounts for some otherwise unexplained stylistic features, such as the use of adverbs in establishing solidarity, and the use of personal attribution in hedging. With these positive and negative politeness strategies in mind, we can understand better the social significance of the occasional instances in which the writer makes an imposition without redress, or makes the imposition indirectly or chooses not to make it at all. Comparisons with popularizations, a genre in which the writer has a different kind of relation to the reader, and thus uses different kinds of politeness devices, show that these devices arise in response to the interaction embodied in the text.

Pragmatik Kesopanan Dalam Artikel Ilmiah
Studi terbaru tentang pragmatik kesopanan telah di ambil dari data percakapan. Saya berpendapat bahwa model mereka dapat diperluas ke beberapa genre teks tertulis. Ada dua hambatan untuk perluasan semacam itu: pertama kurangnya penerima yang pasti untuk teks-teks yang diterbitkan, dan kesulitan mendefinisikan variabel budaya yang relevan. Dengan mengambil kumpulan artikel oleh para ahli genetika molekuler, saya mengasumsikan model sederhana dari audiensi dua bagian, dan fokus pada dua jenis pemaksaan: kedua klaim dan penolakan klaim. Dengan kerangka kerja ini, orang dapat melihat klaim kesopanan dan penolakan klaim. Dengan kerangka kerja ini, orang dapat melihat strategi kesopanan dalam keteraturan gaya ilmiah seperti penggunaan kata ganti dan pasif yang biasanya dijelaskan dalam konvensi. Analisis ini juga menjelaskan beberapa fitur gaya yang tidak dapat dijelaskan, seperti penggunaan kata keterangan dalam membangun solidaritas, dan penggunaan atribusi pribadi dalam lindung nilai. Dengan strategi kesopanan positif dan negatif ini dalam pikiran, kita dapat memahami lebih baik signifikansi sosial dari kejadian sesekali di mana penulis membuat pemaksaan tanpa ganti rugi, atau membuat pemaksaan secara tidak langsung atau memilih untuk tidak membuatnya sama sekali. Perbandingan dengan popularisasi, sebuah genre di mana penulis memiliki jenis hubungan yang berbeda dengan pembaca, dan dengan demikian menggunakan berbagai jenis perangkat kesopanan, menunjukkan bahwa perangkat ini muncul sebagai respons terhadap interaksi yang terkandung dalam teks.

 

Design By:
SkinCorner