Topologi Jaringan Komputer
(https://blog.dimensidata.com/pengertian-dan-macam-jenis-topologi-jaringan-komputer/)
Pengertian :
Topologi jaringan komputer
ialah merupakan sebuah konsep atau cara yang dilakukan untuk menghubungkan
banyak komputer sekaligus menjadi sebuah jaringan yang saling memiliki koneksi
antara satu dengan yang lain. Topologi jaringan komputer ini pun memilik
beberapa macam jenis dan setiap jenis ini memiliki kecepatan pengiriman data,
kemudahan dalam proses maintenance serta biaya pembuatan yang berbeda-beda.
Macam-macam topologi
jaringan :
1. Topologi Ring (Cincin) 

Topologi Ring
Pada Topologi dengan jenis
ini, setiap komputer akan dihubungkan dengan komputer yang lainnya. Begitu
seterusnya hingga kemudian akan kembali lagi kepada komputer yang pertama. Pola
ini membentuk lingkaran sehingga disebut dengan Topologi Ring atau cincin.
Untuk melakukan komunikasi, topologi jenis ini menggunakan data token yang juga
digunakan untuk melakukan control atas hak akses komputer dalam menerima data.
Sebagai contohnya adalah apabila komputer 1 akan mengirim file ke komputer 4,
maka datapun akan melewati komputer 2 dan 3 hingga nantinya akan di terima oleh
komputer 4.
Kelebihan Topologi Ring :
• Memiliki performa yang lebih baik daripada topologi bus.
• Mudah diimplementasikan.
• Konfigurasi ulang dan instalasi perangkat baru bisa
dibilang cukup mudah.
• Biaya instalasi cukup murah
Kekurangan Topologi Ring:
• Kinerja komunikasi dalam topologi ini dinilai dari jumlah/
banyaknya titik atau node.
• Troubleshooting bisa dibilang cukup rumit.
• Jika salah satu koneksi putus, maka koneksi yang lain juga
ikut putus.
• Pada topologi ini biasnaya terjadi collision (tabrakan
data).
2. Topologi Bus
Pengertian dan Macam-Macam
Jenis Topologi Jaringan Komputer yang kedua adalah topologi bus. Topologi jenis
ini memiliki bentuk yang tersusun rapi seperti hal nya sebuah antrian.
Biasanya, topologi bus hanya menggunakan sebuah kabel coaxial serta setiap
komputer akan terhubung ke kabel dengan menggunakan konektor BNC. Selain itu,
kedua ujung dari kabel coaxial biasanya diakhiri oleh terminator. Topologi
jenis ini sangat sulit untuk mendeteksi adanya gangguan dan biasanya jika
terjadi sebuah gangguan atau masalah ada satu komputer, maka akan dapat
mengganggu jaringan di komputer lain. Topologi bus seringkali digunakan ketika
jaringannya berukuran kecil, simpel, atau bersifat sementara. Sangat sederhana
dalam instalasi, dan ekonomis dalam hal biaya.
Kelebihan Topologi Bus
• Bus adalah topologi yang sederhana, dapat diandalkan untuk
penggunaan pada jaringan yang kecil, mudah untuk digunakan, dan mudah untuk
dimengerti.
• Bus hanya membutuhkan kabel dalam jumlah yang sedikit
• Cukup mudah apabila kita ingin memperluas jaringan pada
topologi bus
Kekurangan Topologi Bus
• Sangat sulit untuk melakukan troubleshoot pada bus
• Traffic (lalu lintas) yang padat akan sangat memperlambat
Topologi BUS
• Sangat lambat dibandingkan dengan topologi yang lain.
3. Topologi Star
Topologi Star
Topologi star merupakan
Pengertian dan Macam-Macam Jenis Topologi Jaringan Komputer yang ketiga.
Komputer ini berbentuk seperti bintang karena dengan menggunakan kabel UTP,
semua komputer akan dihubungkan pada sebauh hub atau switch. Hal ini membuat
hub atau switch menjadi pusat jaringan yang berfungsi untuk melakukan control
atas semua lalu lintas data. Kelebihan dari topologi star ini adalah kemudahan
untuk mendeteksi adanya gangguan yang dialami oleh sebuah komputer sehingga
akan lebih mudah untuk melakukan tindakan lebih lanjut. Keamanan pada topologi
star ini pun lebih tinggi dibandingkan yang lainnya.
Kelebihan Topologi Star
• Jika salah satu komputer mengalami masalah, jaringan pada
topologi ini masih dapat berjalan & tak mempengaruhi komputer/pc lainnya.
• Bersifat fleksibel
• Tingkat keamanan dapat dibilang cukup baik daripada
topologi bus.
• Kemudahan deteksi masalah cukup mudah bila terjadi
kerusakan pada jaringan.
Kekurangan Topologi Star
• Apabila switch/ hub yg notabenenya sebagai titik pusat
mengalami masalah, maka semua pc/komputer yang mengakses pada topologi ini pun
mengalami masalah.
• Cukup membutuhkan banyak kabel, menjadi anggaran yang
dikeluarkan dapat dibilang cukup mahal.
• Jaringan amat sangat tergantung pada terminal pusat.
4. Topologi Mesh atau Jala
Topologi Mesh
Topologi jenis Mesh ini
memiliki ciri khas dimana setiap computer akan dihubungkan dengan komputer lain
pada jaringan yang sama dengan menggunakan kabel tunggal. Hal ini membuat
pengiriman data akan langsung menuju ke komputer yang menjadi tujuannya tanpa
harus melewati komputer lainnya, atau switch dan juga hub.
Baca Juga: Tips memilih VPS
Server Murah Yang Berkualitas untuk hosting website Anda
Kelebihan Topologi Mesh:
• Dinamis dalam memperbaiki setiap kerusakan titik jaringan
komputer
• Data langsung dikirimkan ke tujuan tanpa harus melalui
komputer lain
• Data lebih cepat proses pengiriman data
• Jika terjadi kerusakan pada salah satu komputer tidak akan
mengganggu komputer lainnya
Kekurangan Topologi Mesh:
• Biaya untuk memasangnya sangat besar.
• Perlu banyak
• Perlu banyak port I/O , setiap komputer diperlukan n-1 port
I/O dan sebanyak n(n-1)/2 koneksi. Misalnya ada 4 komputer maka diperlukan
kabel koneksi sebanyak 4(4-1)/2 =6 kabel dan memerlukan 4-1 = 3 port
• Proses instalasi sulit
5. Topologi Tree
Topologi Tree
Topologi Tree adalah satu
Pengertian dan Macam-Macam Jenis Topologi Jaringan Komputer yang dapat kita
ketahui. Topologi ini merupakan gabungan dari topologi star yang dihubungkan
dengan topologi bus. Dengan arti kata lain adalah topologi star akan terhubung
dengan topologi star yang lain dengan menggunakan topologi bus. Topologi bus
memiliki beberapa tingkatan jaringan yang berbeda beda. Jaringan yang berada
pada tingkat yang lebih tinggi akan mampu untuk mengontrol jaringan pada
tingkat yang lebih rendah.
Kelebihan Topologi Tree
• Susunan data terpusat secara hirarki, hal tersebut membuat
manajemen data lebih baik dan mudah.
• Mudah dikembangkan menjadi jaringan yang lebih luas lagi.
Kekurangan Topologi Tree
• Apabila komputer yang menduduki tingkatan tertinggi
mengalami masalah, maka komputer yang terdapat dibawahnya juga ikut bermasalah
• Kinerja jaringan pada topologi ini terbilang lambat.
• Menggunakan banyak kabel dan kabel terbawah (backbone)
merupakan pusat dari teknologi ini.
Masih ada lagi topologi yang
belum admin DimensiData bahas di atas, seperti Topologi Linier (Topologi
Runtut), Topologi Hybrid, Topologi Broadcast, Topologi Hirarki. Tetapi topologi
jaringan komputer yang admin jelaskan diatas merupakan topologi yang sanagt
sering digunakan pada jaringan

Tidak ada komentar:
Posting Komentar