Rabu, 25 September 2019

Jaringan Komputer


Topologi Jaringan Komputer
(https://blog.dimensidata.com/pengertian-dan-macam-jenis-topologi-jaringan-komputer/)

Pengertian :
Topologi jaringan komputer ialah merupakan sebuah konsep atau cara yang dilakukan untuk menghubungkan banyak komputer sekaligus menjadi sebuah jaringan yang saling memiliki koneksi antara satu dengan yang lain. Topologi jaringan komputer ini pun memilik beberapa macam jenis dan setiap jenis ini memiliki kecepatan pengiriman data, kemudahan dalam proses maintenance serta biaya pembuatan yang berbeda-beda.

Macam-macam topologi jaringan :

1. Topologi Ring (Cincin) Pengertian Topologi Ring
 Topologi Ring
Pada Topologi dengan jenis ini, setiap komputer akan dihubungkan dengan komputer yang lainnya. Begitu seterusnya hingga kemudian akan kembali lagi kepada komputer yang pertama. Pola ini membentuk lingkaran sehingga disebut dengan Topologi Ring atau cincin. Untuk melakukan komunikasi, topologi jenis ini menggunakan data token yang juga digunakan untuk melakukan control atas hak akses komputer dalam menerima data. Sebagai contohnya adalah apabila komputer 1 akan mengirim file ke komputer 4, maka datapun akan melewati komputer 2 dan 3 hingga nantinya akan di terima oleh komputer 4.
Kelebihan Topologi Ring :
          Memiliki performa yang lebih baik daripada topologi bus.
          Mudah diimplementasikan.
          Konfigurasi ulang dan instalasi perangkat baru bisa dibilang cukup mudah.
          Biaya instalasi cukup murah
Kekurangan Topologi Ring:
          Kinerja komunikasi dalam topologi ini dinilai dari jumlah/ banyaknya titik atau node.
          Troubleshooting bisa dibilang cukup rumit.
          Jika salah satu koneksi putus, maka koneksi yang lain juga ikut putus.
          Pada topologi ini biasnaya terjadi collision (tabrakan data).

2. Topologi Bus
Pengertian dan Macam-Macam Jenis Topologi Jaringan Komputer yang kedua adalah topologi bus. Topologi jenis ini memiliki bentuk yang tersusun rapi seperti hal nya sebuah antrian. Biasanya, topologi bus hanya menggunakan sebuah kabel coaxial serta setiap komputer akan terhubung ke kabel dengan menggunakan konektor BNC. Selain itu, kedua ujung dari kabel coaxial biasanya diakhiri oleh terminator. Topologi jenis ini sangat sulit untuk mendeteksi adanya gangguan dan biasanya jika terjadi sebuah gangguan atau masalah ada satu komputer, maka akan dapat mengganggu jaringan di komputer lain. Topologi bus seringkali digunakan ketika jaringannya berukuran kecil, simpel, atau bersifat sementara. Sangat sederhana dalam instalasi, dan ekonomis dalam hal biaya.
Kelebihan Topologi Bus
          Bus adalah topologi yang sederhana, dapat diandalkan untuk penggunaan pada jaringan yang kecil, mudah untuk digunakan, dan mudah untuk dimengerti.
          Bus hanya membutuhkan kabel dalam jumlah yang sedikit
          Cukup mudah apabila kita ingin memperluas jaringan pada topologi bus
Kekurangan Topologi Bus
          Sangat sulit untuk melakukan troubleshoot pada bus
          Traffic (lalu lintas) yang padat akan sangat memperlambat Topologi BUS
          Sangat lambat dibandingkan dengan topologi yang lain.

3. Topologi Star
 Topologi Star
Topologi star merupakan Pengertian dan Macam-Macam Jenis Topologi Jaringan Komputer yang ketiga. Komputer ini berbentuk seperti bintang karena dengan menggunakan kabel UTP, semua komputer akan dihubungkan pada sebauh hub atau switch. Hal ini membuat hub atau switch menjadi pusat jaringan yang berfungsi untuk melakukan control atas semua lalu lintas data. Kelebihan dari topologi star ini adalah kemudahan untuk mendeteksi adanya gangguan yang dialami oleh sebuah komputer sehingga akan lebih mudah untuk melakukan tindakan lebih lanjut. Keamanan pada topologi star ini pun lebih tinggi dibandingkan yang lainnya.
Kelebihan Topologi Star
          Jika salah satu komputer mengalami masalah, jaringan pada topologi ini masih dapat berjalan & tak mempengaruhi komputer/pc lainnya.
          Bersifat fleksibel
          Tingkat keamanan dapat dibilang cukup baik daripada topologi bus.
          Kemudahan deteksi masalah cukup mudah bila terjadi kerusakan pada jaringan.
Kekurangan Topologi Star
          Apabila switch/ hub yg notabenenya sebagai titik pusat mengalami masalah, maka semua pc/komputer yang mengakses pada topologi ini pun mengalami masalah.
          Cukup membutuhkan banyak kabel, menjadi anggaran yang dikeluarkan dapat dibilang cukup mahal.
          Jaringan amat sangat tergantung pada terminal pusat.

4. Topologi Mesh atau Jala
 Topologi Mesh
Topologi jenis Mesh ini memiliki ciri khas dimana setiap computer akan dihubungkan dengan komputer lain pada jaringan yang sama dengan menggunakan kabel tunggal. Hal ini membuat pengiriman data akan langsung menuju ke komputer yang menjadi tujuannya tanpa harus melewati komputer lainnya, atau switch dan juga hub.
Baca Juga: Tips memilih VPS Server Murah Yang Berkualitas untuk hosting website Anda
Kelebihan Topologi Mesh:
          Dinamis dalam memperbaiki setiap kerusakan titik jaringan komputer
          Data langsung dikirimkan ke tujuan tanpa harus melalui komputer lain
          Data lebih cepat proses pengiriman data
          Jika terjadi kerusakan pada salah satu komputer tidak akan mengganggu komputer lainnya
Kekurangan Topologi Mesh:
          Biaya untuk memasangnya sangat besar.
          Perlu banyak
          Perlu banyak port I/O , setiap komputer diperlukan n-1 port I/O dan sebanyak n(n-1)/2 koneksi. Misalnya ada 4 komputer maka diperlukan kabel koneksi sebanyak 4(4-1)/2 =6 kabel dan memerlukan 4-1 = 3 port
          Proses instalasi sulit

5. Topologi Tree
 Topologi Tree
Topologi Tree adalah satu Pengertian dan Macam-Macam Jenis Topologi Jaringan Komputer yang dapat kita ketahui. Topologi ini merupakan gabungan dari topologi star yang dihubungkan dengan topologi bus. Dengan arti kata lain adalah topologi star akan terhubung dengan topologi star yang lain dengan menggunakan topologi bus. Topologi bus memiliki beberapa tingkatan jaringan yang berbeda beda. Jaringan yang berada pada tingkat yang lebih tinggi akan mampu untuk mengontrol jaringan pada tingkat yang lebih rendah.
Kelebihan Topologi Tree
          Susunan data terpusat secara hirarki, hal tersebut membuat manajemen data lebih baik dan mudah.
          Mudah dikembangkan menjadi jaringan yang lebih luas lagi.
Kekurangan Topologi Tree
          Apabila komputer yang menduduki tingkatan tertinggi mengalami masalah, maka komputer yang terdapat dibawahnya juga ikut bermasalah
          Kinerja jaringan pada topologi ini terbilang lambat.
          Menggunakan banyak kabel dan kabel terbawah (backbone) merupakan pusat dari teknologi ini.
Masih ada lagi topologi yang belum admin DimensiData bahas di atas, seperti Topologi Linier (Topologi Runtut), Topologi Hybrid, Topologi Broadcast, Topologi Hirarki. Tetapi topologi jaringan komputer yang admin jelaskan diatas merupakan topologi yang sanagt sering digunakan pada jaringan


Rabu, 18 September 2019

Network Communication

Network Communication
Pengertian Network Communication :
Communication Network adalah Sejumlah unit fungsional yang saling dihubungkan dan memungkinkan unit-unit dalam jaringan saling berkomunikasi, tukar menukar data dan informasi.

Komputer Server 
Pengertian Komputer Server :
Seperti yang saya ucapkan sebelumnya. Komputer server adalah komputer yang menyediakan layanan bagi komputer client dengan menyediakan berbagai sumber daya. Seperti hak akses internet, memori yang lebih besar, harddisk berkapasitas tinggi, printer yang dapat digunakan bersama-sama, dan lain-lain.

Fungsi Dan Kegunaan Komputer Server :
1. Menyediakan resource untuk digunakan bersama-sama baik itu perangkat keras ataupun aplikasi yang dapat digunakan komputer client bersama-sama.
Bertanggung jawab untuk mengatur lalu lintas data.
2. Mampu menyimpan file atau dokumen, data yang dapat di akses bersama dalam lingkup jaringan menggunakan file sharing.
3. Mampu mengatur hak akses level dalam jaringan, sehingga tidak semua client bisa membuka data yang tersimpan di komputer server.
4. Harus menyediakan database atau aplikasi yang dapat dijalankan di semua komputer client.
Komputer server harus melindungi komputer client dari malware dan virus berbahaya dengan cara memasang antivirus, antimalware dan firewall pada komputer server. 

RJ45 
Pengertian Konektor RJ45 dan Fungsinya : 
RJ45 adalah konektor kabel ethernet yang kebanyakan memiliki fungsi sebagai konektor pada topologi jaringan komputer LAN (Local Area Network) dan topologi jaringan lainnya.
RJ itu sendiri adalah singkatan dari Registered Jack yang merupakan standard peralatan pada jaringan yang mengatur tentang pemasangan kepala konektor dan urutan kabel, yang digunakan untuk menghubungkan 2 atau lebih peralatan telekomunikasi (Telephone Jack) ataupun peralatan jaringan (Computer Networking). Juga merupakan suatu interface fisik dari jaringan kerja (network) , untuk kegunaan telekomunikasi dan komunikasi data.
Konektor ini dapat anda temukan pada ujung kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) atau kabel STP (Shielded Twisted Pair) yang terhubung ke transceiver.
Konektor RJ45 memiliki fungsi untuk memudahkan penggantian pesawat telpon atau memudahkan untuk di pindah-pindah serta mudah untuk di cabut tanpa khawatir tersengat aliran listrik dan menghubungkan konektor LAN melalui sebuah pusat network.
Konektor RJ45 memiliki 8 buah pin. Pin pertama terdapat di paling kiri apabila pin RJ45 menghadap ke anda, di ikuti pin nomor 2, 3, 4 dan seterusnya.
Kabel UTP dan STP
1. Kabel UTP :
Untuk kabel UTP (Unshielded Twisted Pair), kabel ini merupakan kabel yang berpilin yang tidak memiliki selubung pelindung. Dalam sebuah kabel UTP, didalamnya memiliki empat buah pasang kabel yang terdiri dari warna putih orange, orange, putih hijau, hijau, putih biru, biru, putih coklat, coklat. Terdapat 7 buah macam kabel UTP yaitu mulai dari kabel UTP CAT 1 sampai dengan kabel UTP CAT 7, setiap kabel ini memiliki kecepatan yang berbeda beda, semakin nilainya banyak semakin tinggi pula kecepatannya. Konektor yang digunakan untuk kabel jenis UTP ini adalah konektor RJ45 dan RJ11.
2. Kabel STP :
STP merupakan  singkatan dari Shielded Twisted Pair, merupakan sebuah kabel yang mempunyai pelindung, kabel STP ini memiliki dua buah pembungkus yang melindungi setiap kabelnya. Berbeda dengan kabel UTP, kabel STP ini memiliki 4 buat kawat tembaga di dalam kabel tersebut.
3. Perbedaan Kabel UTP dan Kabel STP :
·         Kabel UTP memiliki diameter yang lebih kecil dari kabel STP
·         Kabel UTP tidak memiliki pelindung seperti yang dimiliki oleh kabel STP.
·         Proses instalasi yang menggunakan kabel UTP lebih mudah dibandingkan kabel STP, karena ukuran kabel UTP lebih kecil.
·         Kabel UTP sangat mudah dipengaruhi oleh radiasi medan magnet dan voltase yang tinggi karena tidak dilapisi pelindung plastic, sedangkan kabel STP sulit dipengaruhi medan magnet dan voltase tinggi karena memiliki pelindung.
·         Kabel UTP memiliki harga yang lebih murah dari pada kabel STP pada ukuran kabel yang sama.
·         Kabel UTP sangat cocok digunakan di dalam ruangan, sedangkan untuk kabel STP lebih cocok digunakan di luar ruangan.
Switch
Pengertian Switch :
Switch adalah pengalih jaringan atau sebuah alat yang menjalankan penghubung tidak terlihat penghubung penyekat (segmentation) dari banyak jaringan dengan mengalihkan dengan melihat alamat MAC. Switch pada jaringan dapat dipakai untuk menghubungkan komputer atau penghala pada sebuah area yang terbatas, Switch juga bekerja di lapisan data terhubung (data link). Cara kerja Switchmirip pada jembatan (bridge), namun Switch mempunyai beberapa port menjadikan sering disebut dengna multi port bridge (jembatan pancaporta).
Fungsi Switch : Fungsi Switch adlaah untuk manajemen lalu lintas yang ada di sebuah jaringan komputer, Switch mempunyai tugas mentransfer suatu paket data untuk sampai ke tujuan dengan perangkat yang tepat. Switch ini juga juga mempunyai fungsi mencari jalur yang sangat baik dan optimal serta memastikan pengiriman paket data yang efisien tujuannya.
Jenis-Jenis Switch : Secara umum Switch terbagi menjadi dua jenis yakni menurut OSI (Open System Interconnection) yang mana ada dua switch layer dua dan layer tiga.
·         Switch layer 2 adalah switch yang operasi data link layer terdapat pada lapisan model OSI. Switch dapat meneruskan paket dengan melihat alamat MAC tujuan, switch juga dapat menjalankan fungsi bridge antar segmen-segmen LAN (Local Area Network) sebab switch mengirimkan paket-paket data dengan cara melihat alamat yang akan ditujukan tanpa mengetahui protokol jaringan yang digunakan.
·         Switch layer 3 adalah switch yang terletak di network layer yang berada di lapisan model OSI. Dimana switch dapat meneruskan paket data memakai IP Addres. Switch layer 3 (tiga) biasa disebut dengan switch routing maupun switch multilayer. 
Router 
router adalah suatu perangkat keras pada jaringan komputer yang berfungsi untuk menghubungkan beberapa jaringan, baik itu jaringan yang sama maupun jaringan yang berbeda dari sisi teknologinya. Setiap router mempunyai fasilitas DHCP (Dynamic Host Configuration Procotol) yang dapat disetting sedemikian rupa sehinga dapat membagi IP address. Selain itu, pada router juga terdapat NAT (Network Address Translator) yaitu fasilitas yang memungkinkan suatu alamat IP atau koneksi internet dapat di-sharing ke alamat IP lain. 
Fungsi Router : Mengacu pada penjelasan pengertian router di atas, fungsi utama dari setiap router adalah untuk menghubungkan 2 jaringan atau lebih agar dapat mendistribusikan paket data dari satu jaringan ke jaringan lainnya.
Secara lengkap, adapun beberapa fungsi router adalah sebagai berikut:
1. Router berfungsi untuk menghubungkan beberapa jaringan sehingga user dapat mengirimkan paket data dari suatu jaringan ke jaringan lainnya. Proses koneksi tersebut yaitu dengan mendistribusikan IP address kepada setiap komputer dalam jaringan, baik secara statis ataupun dengan DHCP (Dynamic Host Configuration Procotol).
2. Fungsi router berikutnya adalah untuk mentransmisikan informasi atau data dari suatu jaringan menuju jaringan yang lain dimana sistem kerjanya mirip seperti Bridge (jembatan jaringan).
3. Fungsi router yang lainnya adalah untuk menghubungkan suatu jaringan lokal dengan koneksi DSL (Digital subscriber line) atau yang lebih dikenal dengan DSL router.
Teknologi router saat ini sudah lebih canggih, dimana penggunaannya tidak hanya dengan menggunakan sambungan kabel LAN, tapi juga dengan teknologi wireless. Dengan begitu, maka sebuah router dapat terhubung pada semua perangkat komputer, laptop, dan gadget lainnya yang masih berada dalam jangkauan router tersebut.

Access Point  
Access Point adalah sebuah perangkat jaringan yang berisi sebuah transceiver dan antena untuk transmisi dan menerima sinyal ke dan dari clients remote. Dengan access points (AP) clients wireless bisa dengan cepat dan mudah untuk terhubung kepada jaringan LAN kabel secara wireless. 
Fungsi Access Point :
Secara garis besar, access Point berfungsi sebagai pengatur lalu lintas data, sehingga memungkinkan banyak Client dapat saling terhubung melalui jaringan (Network).
Atau jika ingin diperinci lebih jelas lagi fungsi access point adalah sebagai berikut :
1. Mengatur supaya AP dapat berfungsi sebagai DHCP server
2. Mencoba fitur Wired Equivalent Privacy (WEP) dan Wi-Fi Protected Access(WPA)
3. Mengatur akses berdasarkan MAC Address device pengakses
4. Sebagai Hub/Switch yang bertindak untuk menghubungkan jaringan lokal dengan jaringan wireless/nirkabel

LAN Card  
Penjelasan LAN card : 
LAN Card adalah, sering disebut juga dengan NIC (Network Interface Card), Ethernet Card, Kartu Jaringan yaitu suatu perangkat yang digunakan untuk menghubungkan antar komputer dalam sebuah jaringan komputer khususnya jaringan LAN. Definisi LAN (Local Area Network) adalah sebuah jaringan komputer yang hanya mencakup wilayah yang tidak luas misalnya jaringan komputer di dalam suatu gedung, satu ruangan/rumah. jaringank omputer jenis LAN sering sekali di gunakan di kantor, bandara, hotel, warnet, dan sebagainya.
Fungsi dari LAN card :
Fungsi LAN card adalah untuk menghubungkan antara komputer satu dengan komputer yang lainnya dalam sebuah jaringan LAN (Local Area Network), melalui LAN ini setiap komputer dapat saling tukar-menukar data maupun seperti mengakses perangkat keras misalnya printer, tentu saja fungsinya untuk dapat saling bertukar informasi antar komputer yang satu dengan yang lainnya. Pada saat ini banyak sekali jenis-jenis serta merek dari Kartu jarinagan yang tersedia di pasaran, untuk dapat menggunakannya tentunya harus kompatible atau cocok dengan motherboard dan menginstal drivernya.

Kabel Coaxial 
Kabel coaxial merupakan kabel jaringan yang dibungkus dengan metal yang lembek. Instalasi jaringan menggunakan kabel ini relatif lebih mudah dibandingkan dengan menggunakan kabel UTP akan tetapi kecepatan akses pada kabel sedikit lebih lambat sehingga kebanyakan orang enggal untuk menggunakannya. Kabel coaxial lebih efisien digunakan untuk sistem jaringan dengan kapasitas yang sedikit karena kecepatan aksesnya yang tidak memungkinkan untuk digunakan pada jaringan dengan kapasitas yang besar.
Fungsi Kabel Coaxial Pada Jaringan Komputer :
Kabel Coxial dalam jaringan komputer berfungsi untuk menghubungkan perangkat-perangkat didalam jaringan komputer, misalnya untuk menghubungkan komputer satu dengan komputer lainnya. Kabel ini tidak digunakan dalam topologi star karena jaringan dengan topologi star biasanya menggunakan kabel UTP untuk media transmisinya.
Kabel Coaxial biasanya diguanakan pada topologi jaringan bus yang tutik percabangannya menggunakan TConector dan menggunakan konektor BNC untuk koneksi tiap node nya.

Fiber Optik 
Pengertian Fiber Optik :
Fiber Optik adalah suatu jenis kabel yang terbuat dari kaca atau plastik yang sangat halus, dan digunakan sebagai media transmisi karena dapat mentransmisikan sinyal cahaya dari suatu lokasi ke lokasi lainnya dengan kecepatan tinggi.
Ukuran fiber optik ini sangat kecil dan halus (diameternya hanya 120 mikrometer), bahkan lebih kecil dari helaian rambut manusia. Komponen jaringan ini memiliki kecepatan transmisi yang tinggi dengan menggunakan pembiasan cahaya sebagai prinsip kerjanya. Sumber cahaya yang digunakan untuk proses transmisi adalah laser atau LED.
Fiber optik  atau serat optik menjadi salah satu komponen yang cukup populer dalam dunia telekomunikasi belakangan ini. Pasalnya, kabel jaringan tersebut memiliki kecepatan akses yang tinggi sehingga banyak digunakan sebagai saluran komunikasi.
Fungsi Fiber Optik /  Serat Optik : Mengacu pada pengertian fiber optik di atas, fungsi serat optik pada dasarnya sama seperti kabel lainnya, yaitu untuk menghubungkan antar komputer dalam suatu jaringan komputer.
Letak perbedaan antara fiber optik dengan jenis kabel lainnya adalah kemampuannya dalam memberikan kecepatan tinggi dalam hal akses dan transfer data. Selain itu, serat optik juga tidak mengalami gangguan elektromagnetik seperti halnya kabel lainnya karena pada kabel ini tidak terdapat arus listrik.
Selain karena kelebihan fiber optik tersebut proses instalasi juga harus dilakukan oleh para ahli sehingga membuat biaya instalasinya menjadi lebih mahal. Pada umumnya perusahaan operator telekomunikasi lebih memilih memakai kabel fiber optik karena berbagai kelebihannya tersebut
.
Hub 
Hub atau yang lebih dikenal dengan istilah network hub adalah sebuah perangkat yang berfungsi untuk menghubungkan komputer yang satu dengan komputer lainnya asalkan masih dalam lingkup jaringan yang sama. Artinya komputer atau perangkat yang terhubung melalui hub ini dapat saling bertukar informasi antara satu sama lain.
Umumnya, perangkat hub memiliki banyak port ethernet yang tentunya berfungsi untuk menghubungkan suatu perangkat ke perangkat lain. Terhubungnya perangkat dengan port hub, maka artinya semua perangkat akan disambungkan pada jaringan LAN. Setelah itu barulah setiap perangkat bisa melakukan pertukaran data satu sama lain dengan sangat mudah.
Sekilas cara kerja Hub mirip dengan switch. Hanya saja jika switch akan membagikan data ke port spesifik yang memang menjadi tujuannya. Sementara hub akan membagikan data ke seluruh perangkat yang terkoneksi dengan port tersebut. Sehingga perangkat yang terhubung dengan hub dapat mengakses berkas yang sama dengan perangkat lainnya (yang masih berada satu lingkup dengan jaringan).
Fungsi Hub : Hub memiliki fungsi agar suatu perangkat dapat saling terhubung satu sama lain dan sekaligus juga dapat berbagi mengenai berbagai macam informasi seperti dokumen dan file lainnya. Dengan demikian, komputer yang terhubung dengan hub bisa saling bertukar data. Biasanya hub ini menggunakan sistem jaringan LAN  kecil yang hanya memiliki kompleksitas jaringan yang tidak terlalu tinggi. Secara umum, hub dibedakan menjadi 3 jenis, antara lain;
·         Passive hub, adalah hub yang mempunyai kemampuan untuk menerima dan mengirimkan data dari satu perangkat ke perangkat lain yang terhubung dengan hub
·         Active hub, adalah hub yang menerima data dari perangkat yang terhubung dengan hub ini. Lalu kemudian mampu untuk memperkuat keamanan data sebelum dikirimkan ke perangkat lain yang terhubung pada hub tersebut
·         Intelligent hub, yakni adalah hub yang dilengkapi dengan fungsi-fungsi tambahan yang berguna, sehingga dengan itu dapat melakukan pengaturan dan pemeriksaan terhadap arus pergerakan data yang terjadi pada hub tersebut

 

Design By:
SkinCorner